Penuh dengan cita rasa dan kaya akan rempah-rempah, masakan Indonesia membawa lidah Anda berpetualang melalui budaya negara yang beragam. Benang merah yang melingkupi ribuan resep lokal Indonesia adalah rasa pedas yang terdapat pada sambal. Pasta sambal Indonesia ini bervariasi di setiap daerah, tetapi tujuannya tetap sama di setiap masakan provinsi - sambal adalah bumbu pedas yang melengkapi setiap hidangan.
Apakah Anda tahan dengan rasa pedas atau lebih suka makanan yang tidak terlalu pedas, ada jenis sambal yang cocok untuk Anda. Mari selami hidangan pokok yang menjadi jantung dari makanan Indonesia ini.
Dasar-dasar sambal
Sambal is a chilli paste or sauce containing different types of hot peppers. While there is a wide variety of sambal in Indonesian cuisine, most of them will contain the following ingredients:
Cabai merah
Anda biasanya akan menemukan cabai rawit dan cabai rawit karena keduanya memberikan rasa pedas yang paling banyak.
Bawang putih dan bawang merah
Kedua bahan ini memberikan aromatik pada sambal dan menambah ketajaman rasa.
Tomat
Keasaman pada tomat dapat mengurangi rasa pedas dari cabai dan memberikan kesegaran pada sambal. Untuk membuat sambal yang lebih ringan, cukup gunakan lebih banyak tomat.
Garam dan sedikit gula
Keduanya merupakan bumbu yang penting untuk menghasilkan cita rasa yang menyeluruh.
Sambal mentah vs. sambal masak
Secara umum, ada dua jenis sambal yang berbeda: sambal yang disajikan mentah dan sambal yang dimasak dengan minyak.
Sambal mentah, atau sambal mentah, lebih lazim digunakan dalam masakan Indonesia bagian timur. Sambal ini memberikan kecerahan dan kesegaran pada hidangan apa pun, dan biasanya dibuat hanya dengan menumbuk semua bahan dengan lesung dan alu.
Di sisi lain, sambal matang adalah hal yang umum di Indonesia bagian barat. Sambal ini biasanya dibuat dengan memasak bahan-bahannya dalam minyak panas sebelum dihancurkan, atau menyiram bahan yang sudah dipotong-potong ke dalam minyak.
Variasi sambal di seluruh Indonesia
Berikut adalah beberapa jenis sambal yang paling umum Anda temukan di restoran dan warung Indonesia.
Sambal terasi
Berasal dari Jawa Barat, sambal terasi mendapat manfaat dari bahan utamanya - terasi. Bahan tambahan ini memberikan aroma harum pada sambal yang dapat Anda cium dari dapur.
Sambal terasi dibuat dengan menggoreng cabai rawit, cabai merah, tomat, bawang putih dan bawang merah dalam minyak. Setelah matang, bahan-bahan tersebut dipindahkan ke dalam mangkuk ulekan dan dihaluskan dengan ulekan bersama terasi, garam, dan gula merah.
Sambal ijo
Diterjemahkan secara langsung sebagai "sambal hijau", jenis sambal ini biasa ditemukan pada masakan Padang. Sambal ini dikenal lebih ringan daripada sambal lainnya.
Untuk membuat sambal ijo, cabai hijau, tomat hijau, bawang putih, bawang merah, dan sedikit garam, semuanya dihancurkan hingga membentuk pasta, yang kemudian dimasukkan ke dalam minyak untuk mengeluarkan semua aromanya.
Sambal dabu-dabu
Sambal kental ini berasal dari Sulawesi Utara dan biasanya disajikan dengan ikan bakar atau makanan laut. Tidak seperti sambal lainnya, bahan-bahan untuk sambal dabu-dabu dipotong-potong lebih besar, bukan dihaluskan.
Cabai merah, cabai hijau, tomat, bawang merah, dan kemangi, dipotong-potong lalu dipindahkan ke dalam mangkuk. Mereka mendapatkan perasan air jeruk nipis sebelum disiram dengan minyak goreng panas dan diaduk rata. Hasilnya adalah sambal yang segar dan pedas, cocok untuk cuaca Sulawesi yang panas.
Sambal colo-colo
Sambal dabu-dabu versi Indonesia Timur disebut sambal colo-colo dari Maluku. Jenis sambal ini juga kental dan mengandung semua bahan yang sama dengan tambahan kecap manis. Sambal ini juga sering dinikmati dengan ikan dan makanan laut.
Sambal bajak
Masakan Jawa Timur cenderung condong ke sisi yang lebih manis. Inilah sebabnya mengapa sambal bajak mereka bisa menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang tidak tahan dengan rasa pedas.
Pertama, hancurkan cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi dengan cobek hingga membentuk pasta halus. Goreng terasi dalam minyak hingga matang, lalu tambahkan garam, gula merah, air asam jawa, dan daun ketumbar untuk menambah aroma.
Sambal bawang
Untuk rasa yang lebih tajam, banyak yang memilih sambal bawang, yang mengandung lebih banyak bawang putih dan bawang merah daripada cabai.
Untuk membuat sambal bawang, tumis bawang putih, bawang merah, dan cabai rawit di dalam wajan hingga setengah matang. Pindahkan bahan-bahan tersebut ke dalam lesung, tambahkan garam dan gula, lalu haluskan dengan alu hingga mencapai tekstur yang Anda inginkan. Kemudian masukkan kembali ke dalam minyak sampai semuanya matang dan aromanya keluar.
Sambal matah
Sambal gaya Bali ini adalah jenis sambal mentah yang menambahkan rasa ringan pada hidangan lokal. Pada sambal ini, bahan-bahannya diiris, bukan dicincang atau dihancurkan, lalu disiram dengan minyak goreng.
Sambal matah terdiri dari cabai rawit, serai, bawang merah, terasi bakar, air perasan jeruk nipis, daun ketumbar, dan sedikit garam.
Feeling like challenging your spice tolerance? Explore Indonesian cuisine and the various iterations of sambals available at Merah Putih Restaurant. This fine dining restaurant serves a wide selection of Indonesian food and drinks with a creative flare and attention to detail. Book a table today with these special gift vouchers.
PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN
Sambal adalah pasta cabai atau saus yang mengandung berbagai jenis cabai. Sambal merupakan elemen pokok dalam masakan Indonesia, memberikan rasa pedas yang melengkapi setiap hidangan.
Meskipun ada berbagai macam sambal dalam masakan Indonesia, kebanyakan sambal mengandung cabai merah, tomat, bawang putih dan bawang merah, serta sedikit garam dan gula.
There are many kinds of sambal in Indonesian cuisine, but the following are the most common ones you can find almost anywhere:
– Sambal terasi
– Sambal ijo
– Sambal dabu-dabu
– Sambal colo-colo
– Sambal bajak
– Sambal matah
Sambal matah terdiri dari cabai rawit, serai, bawang merah, terasi bakar, air perasan jeruk nipis, daun ketumbar, dan sedikit garam.